Selamat Datang Di Teknozz

Pihak Nokia Resmi Tidak Membuat Ponsel Lagi.

Friday, May 2, 2014

Nokia Terjual
Jumat 25 April 2014, Salah satu perusahaan terbesar didunia yaitu Microsoft resmi menyelesaikan pembelian atas bisnis ponsel dan layanan layanan yang diberikan Nokia dalam perjanjian akusisi yang bernilai 7,2 miliar dollar Amerika Serikat.

Pada bulan september 2013 Nokia sempat mengalami hambatan proses akusisi karena masalah regulasi sehingga tidak bisa dirAmpungkan lebih awal sebelum akhirnya disepakati oleh agensi pemerintahan di dunia.

CEO Microsoft Satya Nadella angkat bicara yang dikutip oleh BBC " Hari ini Kami menyahut bisnis perangkat keras atau hardware dan layanan Nokia ke keluarga kami, Kemampuan teknologi dan aset yang mereka miliki akan melanjutkan transformasi kami"

Dua aset bisnis Nokia tersebut dinamakan ulang menjadi Microsoft Mobile Oy dan dioperasikan sebagai anak perusahaan yang terpisah. "Oy" adalah kata dalam bahasa Finlandia (Osakeyhtio) yang menunjukan bahwa sebuah perusahaan yang sahamnya bukan dimiliki publik, seperti halnya "Ltd" alias "Limited" dalam negara Inggris.

Selesainya proses akusisi tersebut menandai berakhirnya sepak terjang Nokia sebagai perusahaan yang memproduksi telepon genggam setelah sebelumnya sudah merajai pasar ponsel selama kurang lebih satu dekade.

Masih belum ada kejelasan apakah Microsoft akan kokoh mempertahankan nama Nokia dan Lumia pada telepon genggam yang diproduksi setelah proses akusisi. Pihak Microsoft akan membuat keputusan tentang nama brand yang akan dibuat di kemudian hari.

Sementara itu Nokia sendiri akan melanjutkan bisnis sebagai perusahaan yang bergelut di 3 bidang bisnis yaitu infrastruktur networking (NFS), Advanced Technolgies (lisensi teknologi), dan Layanan Map (HERE Maps).

Menjadi Pabrikan Besar - The Verge menganalisa bahwa Microsoft turut membawa karyawan Nokia sebanyak 25.000 orang, lebih sedikit dari target yang dicanangkan sebelumnya yaitu 32.000 orang.

Produsen Windows tersebut menjelma menjadi raksasa produksi telepon genggam (melalui aset bisnis Nokia yang telah dibeli) dengan angka pengkapalan tahunan yang mencapai lebih dari 250 juta handset, menduduki posisi kedua setelah Samsung.


Dari jumlah tersebut, hanya 30 juta ponsel yang berbasis Windows Phone (Lumia) bikinan Microsoft. Sisanya merupakan feature phone seri Asha dan Android Nokia X. Microsoft kini harus memikirkan manajemen semua perangkat yang tidak menjalankan Windows Phone itu.

Di sisi lain, pembelian Microsoft atas Nokia membuat perusahaan tersebut berubah menjadi pabrikan hardware paling dominan di ranah bisnis handset Windows Phone, platform yang dibuatnya sendiri.

Lini seri smartphone Lumia milik Nokia sejauh ini menguasai 90 persen pangsa pasar handset Windows Phone. Microsoft pun ditempatkan dalam posisi yang canggung, di mana perusahaan tersebut tengah berusaha memperluas adopsi Windows Phone di kalangan produsen ponsel lain, namun kini juga sekaligus bersaing langsung dengan mereka.

Share

No comments:

Post a Comment

 
Copyright © 2015 Teknozz Tech
Distributed By Teknozz | Design By YRS